Indahnya Berbagi Di Bulan Suci Ramadhan

Editor: Redaksi author photo
Pak Hamdi mengunjungi dan menyampaikan bantuan beras ke tetangganya Ibu Mina (44 Tahun) warga Dusun Bungur, Desa Sendoyan, Sejangkung, Sambas. Minggu, (26/4/2020).
SAMBAS, Sambasupdate.com- Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat dan ampunan dari Tuhan yang maha esa, dan di sebut pula sebagai bulan suci, dimana bulan ramadhan ini diharapkan menjadi wahana untuk menyucikan diri baik jasmani maupun rohani.

Di bulan yang penuh berkah, cinta kasih dengan berbagi terhadap sesama, merupakan hal yang tentu sangat menyejukkan jiwa, karena disitulah hakekatnya kebahagiaan jiwa dengan saling berbagi terhadap sesama makhluk ciptaan Tuhan.

Kebahagiaan yang diharapkan bukan hanya sekedar bersifat individualistik namun secara sosial kebahagiaan tersebut bisa dicapai dengan saling berbagi.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW "Khoirunnas Amfauhum Linnas" yang artinya sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya" .

Ramadhan ini seyogianya harus di isi dengan kegiatan-kegiatan positif yang akan berdampak positif juga baik bagi diri sendiri, orang lain, lingkungan dan masyarakat secara umum. Menjadi manfaat bagi sesama manusia, itulah hakekat kebahagiaan jiwa dengan saling berbagi, ucap Bayu Tahir pegiat sosial ini.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa ramadhan merupakan momentum untuk yang tepat untuk saling berbagi dan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif dan tentunya kegiatan yang mengarah kepada kebaikan, "ujar Bayu.

Ditambahkan Bayu, untuk kegiatan GPS (Gerakan Peduli Sesama) bulan ramadhan tahun ini tidak beda jauh dari ramadhan tahun lalu.

Kegiatan bulan ramadhan tahun ini Insyaallah akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang dengan program sedekah sembako sekaligus buka puasa bersama dikediaman warga yang dibantu, "jelasnya.

Hal yang sama juga digelorakan oleh pemuda rantauan asal Sendoyan, Arisunando yang akrab dipanggil Kobang, dia mengajak sesama warga yang mampu baik yang ada di rantau maupun sekitarnya untuk menyisihkan sebagian rejekinya berbagi sesama dengan warga yang tidak mampu seperti keluarga ibu Nina (44 Tahun) warga Dusun Bungur, Desa Sejangkung yang perlu dibantu untuk meringankan beban hidupnya disituasi sulit seperti wabah corona saat ini. Kami mengajak hamba Allah untuk berbagi dan ambil peduli dengan warga yang tidak mampu, "ungkapnya.


Pakning Hamdi salah seorang tetangga Ibu  Nina menjelaskan kepada Sambasupdate.com, Minggu (25/4/2020), bahwa saat ini Ibu Nina hidup berdua bersama anak perempuannya, yang saat ini masih berstatus pelajar SMA di Sejangkung. Ia tinggal dikediaman orang tuanya yang kedua-duanya juga sudah meninggal. 

Adapun kebutuhan sehari- hari ditopang oleh sanak keluarga yang saat ini berada di Malaysia maupun tetangga. "Dulu sebelum mengalami sakit ia pernah mengusahakan kebun karet miliknya dengan hasil yang tidak seberapa, sekarang sudah berhenti, tentu sebagai tetangga hanya itu yang bisa dilakukan sebatas kemampuan kita," tutupnya. (Gus)



Share:
Komentar

Berita Terkini