Sutarmidji Tetapkan Status KLB Corona Covid-19 kepada Bupati dan Wali Kota di Kalbar.

Editor: Redaksi author photo
Gubernur Sutarmidji gelar konferensi pers terkait perkembangan Covid-19 di Kalbar, Minggu (13/3/2020.
PONTIANAK,Sambasupdate.com-Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengeluarkan arahan terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona COVID-19 di Kalimantan Barat. Keputusan itu berdasarkan Surat Edaran Gubernur Kalimantan Barat Nomor 440/0863/ KESRA-B Tentang KLB/ Tanggap Darurat Corona Virus 2019 (COVID-19) tertanggal Selasa, 17 Maret 2020 kepada bupati dan wali kota di Kalbar.

Dalam surat edaran tersebut, Gubernur Sutarmidji menyerahkan keputusan KLB Corona Covid-19 kepada kepala daerah dengan melihat perkembangan kondisi di wilayahnya masing-masing.

Dia menyampaikan bahwa berdasarkan laporan kasus di kabupaten/kota se-Kalbar, sampai tanggal 17 Maret 2020, tercatat 110 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 15 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Diantaranya, Di kota Pontianak tercatat 4 orang, Mempawah 2 orang, Kayong Utara 1 orang, Ketapang 1 orang, Sambas 2 orang, Bengkayang 4 orang, dan Kabupaten Landak 1 orang.

"Untuk mengendalikan dan mencegah bertambahnya korban terinfeksi CORONA VIRUS 2019 (COVID-19) di wilayah Kalimantan Barat, bilamana dipandang perlu Saudara dapat menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB)/ tanggap darurat dengan mengikuti ketentuan berlaku," tulis Sutarmidji dalam surat keterangan itu.

Gubernur Sutarmidji juga meminta agar bupati dan wali kota melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran corona covid-19, seperti menginstruksikan seluruh petugas kesehatan dan camat untuk secara aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang hal-hal terkait dengan virus corona covid-19, mulai dari pencegahan hingga penanganan apabila ditemukan kasus di lingkungannya.

Kemudian, menyemprot disinfektan pada tempat-tempat umum seperti sekolah-sekolah, dan menyediakan fasilitas tempat cuci tangan, sabun, serta hand sanitizer. Serta, menyediakan COVID-19 Center di setiap kecamatan dan segera melaporkan ke posko COVID-19 provinsi apabila ditemukan kasus.

"Untuk dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab," pungkas Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji dalam surat edaran itu pada Rabu (18/3/2020). (Gus)

Share:
Komentar

Berita Terkini