Bupati Tetapkan Kabupaten Sambas Status KLB Covid-19.

Editor: Redaksi author photo
Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili sampaikan penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19. Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Selasa (24/3/2020).
BREAKING NEWS, Sambasupdate.com-Pemerintah Kabupaten Sambas tetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) pandemi virus corona atau Covid-19.

Dalam konferensi pers yang disampaikan Bupati Sambas H.Atbah Romin Suhalili didampingi Wakil Bupati Sambas Hj.Hairiah, Ketua DPRD Sambas H.Abu Bakar dan Kapolres Sambas AKBP Robertus Bellariminus Herry Ananto Pratiknyo dan unsur Forkopimda di Aula utama kantor Bupati Sambas, Selasa (24/3/2020). 


Penetapan status KLB ini setelah mencermati situasi terkahir dan hasil rapat dengan Forkopimda dan seluruh stakeholders di Kabupaten Sambas.

Dalam konferensi pers disampaikan point-point pernyataan sebagai berikut:
1. Menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Sambas
2. Penetapan KLB terhitung hari ini 24 Maret 2020 hingga waktu yang tidak ditentukan dengan melihat perkembangan situasi dan kondisi di Kabupaten Sambas
3. Hal-hal yang bersifat teknis akan ditetapkan sesuai dengan keputusan Bupati dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
4. Kepada masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik dan selalu waspada
5. Informasi terkait Covid-19 dapat menghubungi gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sambas. Call Center: HP/WA: 0813 4100 6024.

Hingga siang ini (24/3/2020), jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari data yang diperoleh Sambasupdate yang dikutip dari website Dinas Kesehatan Kalbar melonjak menjadi 1.829 orang dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 1.721 orang.

Dengan demikian terjadi penambahan 108 kasus dalam sehari.

Angka sebaran terbanyak di Kabupaten Sambas sebanyak 444 Orang, kemudian di Kabupaten Sintang sebanyak 318 Orang, dan Kabupaten Sekadau sebanyak 226 Orang.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak terjadi penambahan melainkan tetap berjumlah 38 pasien.

Dari 38 pasien tersebut, dua di antaranya sudah terkonfirmasi dan positif menderita COVID-19.

Sebanyak 23 pasien menunggu hasil laboratorium.

Kemudian satu pasien meninggal, namun masih menunggu hasil apakah meninggal akibat COVID-19 atau penyakit lain. (Gus)


Share:
Komentar

Berita Terkini