Tertibkan Peredaran Gas Elpiji 3 Kilogram, DPRD Sambas Gelar Hearing

Editor: Redaksi author photo

SAMBAS, Sambasupdate.com- Peredaran gas subsidi elpiji 3 kilogram (Kg) di Kabupaten Sambas ditengarai belum tepat sasaran. Dilapangan ditemukan gas elpiji subsidi banyak dinikmati masyarakat yang tidak berhak, bukan masyarakat pra sejahtera.

Pada hari Jumat (28/2/2020), DPRD Kabupaten Sambas menggelar rapat hearing bersama dengan menghadirkan pihak agen, Polres Sambas serta dinas kumindag Kab.Sambas.

Ketua Komisi II DPRD Sambas, Ahmad Hapsak Setiawan menjelaskan bahwa hearing ini untuk mengatasi keluhan warga agar pendistribusian gas elpiji tepat sasaran dan dinikmati masyarakat yang berhak, "ujarnya.

Acara hearing lintas komisi ini digelar di Aula DPRD Sambas dan dihadiri Kadis Kumindag Musanif, Kasat reskrim Polres Sambas AKP Prayitno dan sejumlah agen gas elpiji di wilayah Kabupaten Sambas.

Dijelaskan Ketua Komisi II ini, sebagai tindak lanjut kunjungan lapangan kami beberapa waktu lalu, sekaligus menindaklanjuti pertemuan pihak agen dengan Pemda Sambas di ruang Sekda terkait penerbitan kartu kendali untuk masyarakat pra sejahtera penerima manfaat subsidi gas elpiji 3 kilogram (kg), " imbuh Hapsak.

"Kami mengapresiasi langkah pemda Sambas melalui dinas kumindag untuk meminta pihak agen menerbitkan kartu kendali untuk warga pra sejahtera dan penertiban izin pangkalan, agar tepat jumlah dan tepat sasaran, "puji legislator PPP ini.

Ditambahkan dia, dalam hearing ini kami meminta pangkalan wajib memperbarui izin dengan sistem Online Single Submision (OSS), dimana sekarang wajib setiap agen untuk mengurus izin secara online, namun ada beberapa agen yang mengeluhkan keberatan tentang pembaharun izin ini," tutur Hapsak.

Beberapa waktu lalu muncul wacana terkait pencabutan subsidi gas elpiji 3 kilogram (Kg). Pemerintah akan mengubah skema penyaluran subsidi tabung gas elpiji 3 kilogram (Kg) dari komoditi ke penerimanya langsung. 

Rencananya akan mulai diterapkan pada awal semester II tahun ini. Tujuannya supaya penyaluran subisi gas elpiji bisa tepat sasaran.

Terpisah dilansir dari okezone.com, Selasa (21/1), Menteri Koperasi dan UKM atau Usaha Kecil dan Menegah, Teten Masduki menyebutkan, pihaknya akan menyiapkan anggaran khusus untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Hal tersebut dilakukan terkait dengan adanya rencana pencabutan subsidi gas elpiji 3 kilogram (kg) yang meresahkan pelaku UMKM.

"Anggaran untuk membantu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah tentu kita siapkan, triliunan sudah pasti itu. Tinggal nantinya, kita lihat keputusan selanjutnya, apakah nantinya gas bersubsidi itu akan dicabut atau sebaliknya," katanya dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (BMI) di Tangerang, Selasa (21/1). (Gus)

Share:
Komentar

Berita Terkini