Midji Ingin PLBN Aruk Dongkrak Perkonomian Kalbar

Editor: Redaksi author photo
Gubernur Sutarmidji didampingi Bupati dan Wakil Bupati Sambas serta pejabat Kementerian/Lembaga melepas secara seremonial komoditas ekspor Sambas ke Kuching, Malaysia (Senin10/2/2020). Foto:Karantina Pertanian Entikong Wilayah Aruk
ARUK, Sambasupdate.com- Usai tiba dari peresmian Masjid Attaqwa Pemangkat dan Festival Cap Go Meh, tanpa direncanakan pukul 22.00 wib Sutarmidji bersama rombongan langsung tancap gas menuju Aruk, Sajingan.

Lawatan Gubernur Midji ke Aruk ini bagian dari rangkaian kegiatan dia ke Kab. Sambas sekaligus memastikan keberadaan PLBN bagi perekonomian di Kalbar, Senin (10/2/2020).

Kawasan yang berbatasan dengan Biawak,Lundu Malaysia itu dikunjungi orang nomor satu di Kalbar itu selain untuk melakukan rapat koordinasi percepatan pembangunan perbatasan juga ia isi dengan mengunjungi kawasan border hingga ujung batas Indonesia-Malaysia.

Dari Wisma Indonesia tempat dimana ia beristirahat langsung berjalan kaki menuju pasar wisata Aruk yang juga dijadikan masyarakat serta warga sekitar untuk bersantai.

Mantan Walikota Pontianak dua periode ini juga mengunjungi barak tentara dan menyapa warga yang berjualan disekitar sambil berbincang-bincang singkat.

Keesokan harinya, usai menyelesaikan Rakor Gubernur Kalbar kembali melanjutkan kunjungannya ke PLBN Aruk. ia masuk ke dalam gedung dan menyaksikan bagaimana warga yang pergi ke negara Malaysia. Didampingi Bupati Sambas Atbah Rohmin Suhaili dan Wakil Bupati Sambas Hairiah beserta jajaran, ia pun menjajal alat pendeteksi suhu badan yang juga digunakan untuk masyarakat yang masuk dan keluar di PLBN Aruk.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pelepasan ekspor produk pertanian asal Sambas, yaitu Buah Naga 1.400 kg, Buah Jeruk  300 kg, Petai 300 kg, Ubi Jalar 200 kg, Ubi Talas 100 kg, Kelapa Bulat 19.000 kg, Buah Pisang 2.000 kg, dan Bawang Merah 400 kg asal Kalimantan Barat ke Malaysia dengan total nilai ekspor Rp. 72.400.000,00.

Gubernur Kalimantan Barat berharap dengan meningkatnya kegiatan ekspor di kabupaten Sambas dapat membangun  perekonomian masyarakat perbatasan. Selain itu diperlukan kerjasama antar instansi guna suksesnya program pembangunan dari wilayah perbatasan.

Ia mengatakan akan selalu melaporkan kegiatan- kegiatan yang membangun perbatasan kepada Presiden
“Kita harus membangun Kawasan perbatasan sebaik mungkin, kita maksimalkan Kawasan perbatasan sehingga fasilitas yang sudah ada dapat menjadi sarana penguatan ekonomi. Kita ekspor produk kita, namun harus dipastikan kebutuhan kita sudah terpenuhi,” ucap Sutarmidji.

Sutarmidji memuji kawasan PLBN Aruk bahwa kawasan semenjak dibangun pada 2017 masih Alami dan bersih.
"Kawasan Aruk masih bersih rapi dan alami," ungkap Gubernur Kalbar di PLBN Aruk, Senin (10/2/2020).

Menurutnya saat mengunjungi border Aruk ia berharap seluruh pihak dapat menjaga PLBN sehingga masih dapat berfungsi dengan baik dan semestinya.
"Saya hanya berpesan untuk para pedagang tetap diatur dan jangan sampai semrawut," tutupnya. (Gus)

Share:
Komentar

Berita Terkini