Antisipasi WNI Eks ISIS Masuk Perbatasan, Ditjen Imigrasi Kunjungi Kanim Sambas

Editor: Redaksi author photo
Kunjungan pejabat Direktorat Jenderal Imigrasi ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sambas, Jumat (21/2/2020). 
SAMBAS, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sambas menerima tamu dari Direktur Jenderal Imigrasi diantaranya, Jejen Zaenuddin, Sahroni, Ibu RR Pangestuti. 

Dikutip dari sambas.imigrasi.go.id, kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengumpulan bahan berupa keterangan dan informasi terkait antisipasi masuknya WNI eks Islamic State of Irak and Syiria ( ISIS ) ke Indonesia melalui jalur perbatasan RI di wilayah kerja Kanim Sambas, Jumat (21/2/2020).

Dilansir dari cnnindonesia.com. Kepala Staf Presiden Moeldoko menyatakan pemerintah bakal mengantisipasi masuknya WNI Eks ISIS di jalur-jalur perbatasan. Dan telah memutuskan tak akan memulangkan 689 WNI eks ISIS yang tersebar di sejumlah wilayah di Timur Tengah.

"Kita waspadai tempat-tempat yang menjadi 'perembesan', kita antisipasi dengan baik. Dari imigrasi, seluruh aparat yang ada di border, perbatasan, akan memiliki awareness yang lebih tinggi," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/2).

Moeldoko mengatakan pemerintah bakal menerjunkan tim untuk mendata secara detail. Ia memperkirakan waktu verifikasi pendataan itu memakan waktu tiga sampai empat bulan, "kata dia. 

Pemerintah juga menyebut ratusan warga eks ISIS itu telah stateless atau tak memiliki kewarganegaraan karena telah membakar paspor dan memiliki keinginan sendiri untuk meninggalkan Indonesia.

Sumber:cnnindonesia.com


Share:
Komentar

Berita Terkini